MUARA ENIM - Pemanfaatan lahan yang selama ini terbengkalai kini mulai membuahkan hasil nyata bagi masyarakat Desa Air Enau, Kecamatan Rambang Niru, Kabupaten Muara Enim. Melalui program ketahanan pangan, lahan Bumdes yang sebelumnya tidak produktif disulap menjadi hamparan jagung hibrida yang berpotensi menambah penghasilan keluarga.
Kapolsek Rambang Dangku, Iptu Edward Habibi, S.T., M.M., menyampaikan bahwa program ini bukan hanya tentang menanam, tetapi tentang membangun harapan ekonomi masyarakat. “Mari kita terus mendukung program pemerintah, sehingga ketahanan pangan dapat tercapai dan masyarakat merasakan langsung manfaatnya, baik dari sisi pangan maupun penghasilan,” ujarnya.
Bhabinkamtibmas Polsek Rambang Dangku bersama unsur pemerintah desa dan kelompok tani melakukan pengecekan progres tanaman jagung hibrida di lahan Bumdes Desa Air Enau, Selasa (13/1/26). Kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi antara Polri, pemerintah desa, dan masyarakat.
Hadir dalam kegiatan tersebut Aipda Herry Mahathir selaku Bhabinkamtibmas, Kepala Desa Air Enau Elyan Micko, serta Ketua Kelompok Tani Bambang bersama para anggotanya. Mereka bersama-sama meninjau perkembangan tanaman sekaligus berdiskusi mengenai perawatan dan kendala di lapangan.
Saat ini, tanaman jagung telah berumur sekitar dua bulan. Proses penanaman dilakukan secara serius, mulai dari penggemburan tanah dengan traktor hingga pemupukan teratur. Didukung curah hujan yang cukup stabil, tanaman tumbuh dengan baik dan menjanjikan hasil panen yang bernilai ekonomis.
Meski demikian, terdapat kendala berupa serangan hama ulat jagung. Namun hal tersebut tidak menyurutkan semangat para petani. Dengan pendampingan dan penanganan yang tepat, hambatan ini diyakini dapat diatasi demi menjaga kualitas hasil panen.
Program ini membuktikan bahwa lahan yang semula dianggap tidak bernilai, jika dikelola dengan tekad dan kebersamaan, mampu berubah menjadi sumber “cuan” bagi keluarga. Hasil panen jagung hibrida diharapkan dapat membantu kebutuhan rumah tangga sekaligus menggerakkan roda ekonomi desa.
.jpeg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar