Jumat, 17 April 2026

Polsek Lembak Dorong Petani Jagung Manfaatkan KUR, Akses Modal Usaha Kini Lebih Mudah


Muara Enim — Upaya meningkatkan kesejahteraan petani terus dilakukan jajaran Polres Muara Enim melalui pendekatan langsung kepada masyarakat. Salah satunya dengan menggandeng perbankan untuk membuka akses permodalan bagi kelompok tani melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR).


Kegiatan sosialisasi tersebut dilaksanakan di Mapolsek Lembak, Desa Lembak, Kecamatan Lembak, Kabupaten Muara Enim, Jumat (17/4/2026). Dalam kegiatan ini, Polsek Lembak bekerja sama dengan pihak Bank BRI Unit Lembak untuk memberikan pemahaman kepada kelompok tani jagung terkait fasilitas pembiayaan KUR dari Himbara.

 

Kapolres Muara Enim AKBP Hendri Syaputra, S.I.K melalui Kapolsek Lembak Iptu Yopi Maswan, S.H menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan membantu petani dalam mendapatkan akses modal usaha yang aman, legal, dan terjangkau.


Menurutnya, KUR menjadi solusi nyata bagi para petani, khususnya petani jagung binaan Polri, untuk mengembangkan usaha pertanian tanpa harus terjerat pinjaman ilegal yang merugikan.


“Melalui sosialisasi ini, kami mengajak para petani untuk memanfaatkan fasilitas KUR dari perbankan Himbara, karena selain bunganya ringan, prosesnya juga jelas dan aman,” ujar Iptu Yopi Maswan.


Dalam kegiatan tersebut, petugas kepolisian bersama pihak Bank BRI memberikan penjelasan terkait persyaratan pengajuan KUR, mekanisme pencairan, hingga manfaat yang dapat dirasakan oleh petani dalam meningkatkan hasil produksi dan kesejahteraan keluarga.


Selain itu, dilakukan pula koordinasi lanjutan terkait petani jagung binaan Polri yang berencana mengajukan pinjaman guna mendukung kebutuhan usaha pertanian mereka, mulai dari pembelian bibit, pupuk, hingga perawatan tanaman.


Kehadiran Polri dalam kegiatan ini diharapkan dapat menjadi jembatan antara masyarakat dan lembaga perbankan, sehingga program pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di sektor pertanian dapat berjalan optimal.


Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan aman, tertib, dan kondusif, serta mendapat respons positif dari para petani yang hadir.


Polres Muara Enim menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program-program pemberdayaan masyarakat, khususnya di sektor pertanian, demi mewujudkan kemandirian ekonomi dan peningkatan taraf hidup masyarakat di wilayah hukumnya.

Tanaman Jagung Usia Sepekan Tumbuh Subur, Program Ketahanan Pangan di Lubai Ulu Tunjukkan Hasil Positif


Muara Enim — Upaya mendukung program ketahanan pangan terus menunjukkan perkembangan menggembirakan di wilayah Kabupaten Muara Enim. Salah satunya terlihat dari pertumbuhan tanaman jagung yang baru berusia satu minggu di Desa Karang Agung, Kecamatan Lubai Ulu.




Jajaran Polsek Rambang Lubai bersama petugas penyuluh pertanian (PPL) melaksanakan kegiatan monitoring dan pengecekan langsung ke lahan jagung milik warga di Dusun 6 Desa Karang Agung,  Jumat (17/4/2026).



Kapolres Muara Enim AKBP Hendri Syaputra, S.I.K melalui Kapolsek Rambang Lubai AKP Afrinaldi, S.Sos menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pengawasan program ketahanan pangan yang terus didorong Polri bersama masyarakat.



“Monitoring ini bertujuan memastikan tanaman jagung yang baru ditanam dapat tumbuh dengan baik, sehingga target produksi ke depan dapat tercapai,” ujar AKP Afrinaldi.



Dalam kegiatan tersebut, personel yang terlibat yakni Aiptu Sudirman selaku Ps Kanit Binmas Polsek Lubai bersama petugas PPL pertanian turut mengecek kondisi tanaman secara langsung di lahan seluas kurang lebih 1,5 hektare milik petani bernama Sumarno.



Dari hasil pengecekan, tanaman jagung yang ditanam pada 12 April 2026 tersebut menunjukkan pertumbuhan yang merata dan sehat meskipun baru memasuki usia sekitar satu minggu. Hal ini menjadi indikator awal yang positif terhadap keberhasilan program penanaman jagung di wilayah tersebut.



Selain itu, diketahui bahwa bibit yang digunakan merupakan bantuan dari Dinas Pertanian dengan jenis MAXIM 2, yang dinilai memiliki kualitas unggul untuk mendukung hasil panen maksimal.



Berdasarkan estimasi, lahan seluas 1,5 hektare tersebut diperkirakan mampu menghasilkan hingga 8 ton jagung, dengan masa panen yang diproyeksikan berlangsung pada akhir Juli 2026 mendatang.



Polsek Rambang Lubai menegaskan akan terus melakukan pendampingan dan pengawasan terhadap program pertanian ini guna memastikan keberlanjutan dan keberhasilannya.



Melalui sinergi antara Polri, petani, dan instansi terkait, diharapkan program ketahanan pangan ini mampu memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat sektor pertanian di Kabupaten Muara Enim.

Rabu, 15 April 2026

Antisipasi Karhutla, Bhabinkamtibmas Muara Enim Gencarkan Penyuluhan Humanis ke Masyarakat


Muara Enim – Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus digencarkan jajaran Polres Muara Enim Polda Sumatera Selatan melalui pendekatan langsung kepada masyarakat. Kali ini, kegiatan mitigasi dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Muara Harapan, Kecamatan Muara Enim, Rabu (15/4/2026).


Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.45 WIB tersebut dilaksanakan di wilayah Desa Muara Harapan dengan menyasar warga setempat sebagai bagian dari langkah preventif menghadapi potensi musim kemarau.


Bhabinkamtibmas Polres Muara Enim, Aiptu Veri E. Atmojo, turun langsung ke lapangan memberikan imbauan, sosialisasi, serta penyuluhan kepada masyarakat terkait larangan membuka hutan dan lahan dengan cara membakar.


Dalam penyampaiannya, masyarakat diingatkan bahwa praktik pembakaran lahan tidak hanya berisiko menimbulkan kebakaran besar, tetapi juga berdampak pada kesehatan, lingkungan, serta dapat berujung pada sanksi hukum.


Pendekatan yang dilakukan bersifat humanis dan komunikatif, sehingga pesan yang disampaikan dapat diterima dengan baik oleh warga. Edukasi ini juga menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran kolektif masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan.


Langkah ini dinilai penting, mengingat potensi karhutla kerap meningkat saat memasuki musim kemarau, terlebih dengan adanya prediksi fenomena El Nino yang dapat memperparah kondisi kekeringan.


Melalui kegiatan ini, Polres Muara Enim berharap masyarakat dapat berperan aktif dalam menjaga lingkungan serta tidak melakukan pembakaran lahan dalam bentuk apa pun. Sinergi antara Polri dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mencegah terjadinya karhutla di wilayah Kabupaten Muara Enim.


Selasa, 14 April 2026

Bhabinkamtibmas Tanjung Enim Selatan Hadiri Konsultasi Satkamling, Perkuat Sinergi Kamtibmas


Muara Enim – Dalam upaya meningkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat, Bhabinkamtibmas Kelurahan Tanjung Enim Selatan Polsek Lawang Kidul Polres Muara Enim Polda Sumatera Selatan, Aiptu Heriyanto, menghadiri kegiatan konsultasi dan koordinasi terkait optimalisasi kinerja Satuan Keamanan Lingkungan (Satkamling), Selasa (14/4/2026) pukul 09.00 WIB.


Kegiatan tersebut dilaksanakan di lingkungan Karang Asam, Kelurahan Tanjung Enim Selatan, Kecamatan Lawang Kidul, dan dihadiri oleh para Ketua RT dan RW setempat.


Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas bersama perangkat lingkungan melakukan diskusi terkait peningkatan peran Satkamling sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan di lingkungan masyarakat.


Selain itu, Aiptu Heriyanto juga menyampaikan imbauan kamtibmas kepada warga agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan, mengaktifkan kembali ronda malam, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan adanya potensi gangguan keamanan.


Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah preemtif dan preventif Polri dalam memperkuat sinergi dengan masyarakat guna menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah Kelurahan Tanjung Enim Selatan.

Peringati HUT ke-46, Yayasan Kemala Bhayangkari Gelar Pemeriksaan Kesehatan di TK Kemala Bhayangkari


Muara Enim – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-46 Yayasan Kemala Bhayangkari Tahun 2026, telah dilaksanakan kegiatan pemeriksaan kesehatan gigi dan kesehatan umum bagi tenaga pendidik, murid, serta karyawan sekolah, Senin (14/4/2026) pukul 08.30 WIB.


Kegiatan berlangsung di TK Kemala Bhayangkari 08 Muara Enim dan TK Kemala Bhayangkari 09 Tanjung Enim, dengan melibatkan tim kesehatan dari Polres Muara Enim Polda Sumatera Selatan.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Muara Enim, Ny. Teni Hendri, didampingi Wakil Ketua Ny. Diana Toni bersama para pengurus Bhayangkari.


Pemeriksaan kesehatan dipimpin oleh Kasi Dokkes Polres Muara Enim Aiptu Sunarno, Amd.Kep, bersama drg. Zaeleva Milenia dan tim medis yang memberikan pelayanan pemeriksaan kesehatan gigi serta kesehatan umum kepada peserta.


Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Yayasan Kemala Bhayangkari terhadap kesehatan anak-anak sejak dini, sekaligus memberikan edukasi pentingnya menjaga kebersihan gigi dan kesehatan tubuh.


Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa, guru, dan karyawan dapat lebih memahami pentingnya pola hidup sehat guna menunjang aktivitas belajar dan bekerja sehari-hari.

Bhabinkamtibmas Tegal Rejo Edukasi Orang Tua dan Anak Lewat Kegiatan Parenting


Muara Enim – Upaya pembinaan masyarakat terus dilakukan Bhabinkamtibmas Desa Tegal Rejo Polsek Lawang Kidul Polres Muara Enim Polda Sumatera Selatan. Kali ini, Aipda Pajri Arianto hadir sebagai narasumber dalam kegiatan Parenting KB Al-Ummy, Selasa (14/4/2026) pukul 08.40 WIB.


Kegiatan yang berlangsung di Balai Adat Guno Mulyo, Desa Tegal Rejo, Kecamatan Lawang Kidul tersebut diikuti oleh para orang tua dan warga setempat sebagai bentuk peningkatan peran keluarga dalam mendidik anak.


Dalam penyampaiannya, Bhabinkamtibmas memberikan edukasi terkait pentingnya membangun motivasi belajar anak sejak dini, serta peran orang tua dalam mencegah kenakalan remaja. Ia juga menekankan bahaya penyalahgunaan narkoba yang dapat merusak masa depan generasi muda.


Selain itu, disampaikan pula pesan-pesan kamtibmas agar masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan tetap aman dan kondusif, serta meningkatkan kepedulian terhadap perkembangan anak.


Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah preemtif Polri dalam mencegah potensi gangguan keamanan dengan mengedepankan pendekatan edukatif dan kemitraan bersama masyarakat.

Polres Muara Enim Gelar Gerakan Pangan Murah, 10 Ton Beras Disalurkan untuk Masyarakat


Muara Enim – Polres Muara Enim Polda Sumatera Selatan melalui Satuan Binmas menggelar kegiatan Gerakan Pangan Murah bersama Bulog, Senin (13/4/2026) pukul 08.00 WIB di Pasar Tanjung Enim, kawasan Tugu Kujur, Kecamatan Lawang Kidul.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Binmas Polres Muara Enim AKP M. Sitompul bersama staf Binmas, serta dihadiri Kanit Binmas Polsek Lawang Kidul Ipda Edy Susanto, S.H. beserta personel Bhabinkamtibmas Polsek Lawang Kidul.

Gerakan Pangan Murah ini merupakan bentuk pendampingan Polri terhadap Bulog dalam rangka menstabilkan harga kebutuhan pokok serta mengendalikan inflasi di tengah masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, Polres Muara Enim bersama Bulog Lahat menyediakan beras jenis SPHP dengan kemasan 5 kilogram, dengan total sebanyak 10 ton yang dijual kepada masyarakat dengan harga terjangkau.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian Polri dalam membantu meringankan beban masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan stabilitas harga pangan dapat terjaga serta daya beli masyarakat tetap meningkat di tengah dinamika ekonomi saat ini.

Bhabinkamtibmas Air Lintang Sigap Tinjau Banjir, Warga Diimbau Waspada


Muara Enim – Respons cepat ditunjukkan Bhabinkamtibmas Kelurahan Air Lintang Polres Muara Enim Polda Sumatera Selatan, Aiptu Efrizal Harsoni, dengan turun langsung memantau kondisi banjir akibat luapan Sungai Aur, Selasa (14/4/2026) sekitar pukul 06.00 WIB.


Banjir terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak pagi hari, menyebabkan air sungai meluap dan merendam sejumlah rumah warga di kawasan Serumpun, Kelurahan Air Lintang, Kecamatan Muara Enim.


Dengan sigap, Bhabinkamtibmas melakukan monitoring di lokasi terdampak sekaligus memastikan keselamatan warga. Dalam kesempatan tersebut, petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi banjir susulan.


Warga yang bermukim di bantaran Sungai Aur diminta untuk lebih berhati-hati serta mengawasi anak-anak agar tidak bermain di sekitar aliran sungai yang arusnya meningkat.


Selain itu, masyarakat diingatkan untuk segera mengungsi ke tempat yang lebih aman apabila debit air terus bertambah, guna menghindari risiko yang tidak diinginkan.


Sementara itu, jumlah warga yang terdampak hingga saat ini masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait di lapangan.


Kehadiran cepat personel Polri di lokasi menjadi bukti komitmen dalam memberikan perlindungan dan rasa aman bagi masyarakat, khususnya saat menghadapi situasi darurat bencana alam.

Bhabinkamtibmas Desa Tanjung Dalam Cek Lahan Program Penanaman Jagung Kuartal II Tahun 2026


Muara Enim – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Bhabinkamtibmas Desa Tanjung Dalam bersama personel Polsek Rambang Polres Muara Enim Polda Sumatera Selatan melaksanakan pengecekan lahan yang akan digunakan untuk penanaman jagung Kuartal II Tahun 2026, Senin (13/4/2026) pukul 11.00 WIB.


Kegiatan tersebut dilaksanakan di lokasi relokasi penanaman jagung Desa Tanjung Dalam, Kecamatan Rambang, Kabupaten Muara Enim. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kanit Reskrim Polsek Rambang Ipda Kunto Wiyono, Ps. Kanit Intelkam Aipda Sigit Indratno, Bhabinkamtibmas Aipda Ediansa HL, serta Briptu Adicandra. Selain itu, hadir pula Kepala Desa Tanjung Dalam Hendri dan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Rambang, Yudi.


Dalam pelaksanaannya, personel bersama pihak terkait melakukan pengecekan langsung terhadap lahan milik Desa Tanjung Dalam yang akan dikelola oleh Kelompok Tani Maju Tani Rompok Limau VI dan Rompok Limau VII yang diketuai oleh Ali Kasman dan Edi Herwansyah, S.E.


Dari hasil pengecekan, diketahui bahwa lahan seluas kurang lebih 2 hektare tersebut saat ini masih dalam tahap pembersihan dari sisa tanaman berupa semak belukar dan pohon karet tua. Setelah proses pembersihan selesai, lahan direncanakan akan ditanami kelapa sawit sebagai tanaman utama, dengan sistem tumpang sari berupa penanaman jagung di sela-sela tanaman sawit.


Diperkirakan proses pembersihan lahan memakan waktu sekitar satu hingga dua minggu, dengan estimasi penanaman jagung akan dilaksanakan pada akhir April 2026.


Program penanaman jagung Kuartal II Tahun 2026 ini merupakan bagian dari program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


Namun demikian, terdapat beberapa hal yang menjadi perhatian, di antaranya masih banyaknya sisa material tanaman yang memerlukan alat berat seperti dozer untuk mempercepat proses pembersihan lahan. Selain itu, mengingat lokasi lahan yang berdekatan dengan permukiman warga, diperlukan pemasangan pagar guna mengantisipasi gangguan dari hewan ternak maupun unggas.


Apabila lahan telah siap untuk masa tanam, pihak desa akan kembali berkoordinasi dengan pihak terkait guna pelaksanaan penanaman baik tanaman utama maupun sistem tumpang sari jagung.

Perkuat Swasembada Pangan, Bhabinkamtibmas Dampingi Persiapan Lahan Jagung di Desa Tanjung Dalam


MUARA ENIM — Dalam mendukung program ketahanan pangan nasional, Bhabinkamtibmas Desa Tanjung Dalam Polsek Rambang Polres Muara Enim Polda Sumatera Selatan melaksanakan pengecekan lahan pertanian yang akan digunakan untuk penanaman jagung di Desa Tanjung Dalam, Kecamatan Rambang, Kabupaten Muara Enim, Sabtu (11/4/2026) pukul 10.00 WIB.


Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Aipda Ediansa HL sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap sektor pertanian masyarakat, sekaligus memastikan kesiapan lahan yang akan dikelola oleh Kelompok Tani Maju Tani yang diketuai oleh Hendri.


Dalam pengecekan tersebut, diketahui bahwa lahan seluas kurang lebih 1,5 hektare masih dalam tahap pembersihan dari sisa tanaman berupa semak belukar dan pohon karet tua. Lahan tersebut direncanakan akan dimanfaatkan untuk penanaman kelapa sawit sebagai tanaman utama, serta jagung sebagai tanaman tumpang sari di sela-sela jarak tanam.


Estimasi proses pembersihan lahan diperkirakan memakan waktu sekitar satu hingga dua minggu, dengan target penanaman dilakukan pada akhir April 2026. Program tumpang sari ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas lahan sekaligus memberikan nilai ekonomi tambahan bagi masyarakat setempat.


Bhabinkamtibmas juga mencatat sejumlah kendala di lapangan, di antaranya masih banyaknya sisa material tanaman yang membutuhkan alat berat seperti dozer guna mempercepat proses pembersihan lahan. Selain itu, lokasi lahan yang berdekatan dengan permukiman warga memerlukan pemasangan pagar untuk mencegah gangguan dari hewan ternak maupun unggas yang dapat merusak tanaman saat masa pertumbuhan.


Melalui kegiatan ini, Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berperan aktif dalam mendorong kesejahteraan warga melalui pendampingan sektor pertanian. Diharapkan, sinergi antara kepolisian dan masyarakat dapat terus terjalin guna mendukung program swasembada pangan secara berkelanjutan.


Pemilik lahan sekaligus Ketua Kelompok Tani, Hendri, menyampaikan bahwa pihaknya akan kembali berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas apabila lahan telah siap untuk memasuki tahap penanaman, baik untuk tanaman utama maupun tumpang sari jagung.

Minggu, 12 April 2026

Dukung Swasembada Pangan, Polsek Lawang Kidul Dampingi Petani Jagung


MUARA ENIM – Upaya mendukung program ketahanan pangan terus dilakukan jajaran Polsek Lawang Kidul, Polres Muara Enim, Polda Sumatera Selatan, melalui peran aktif Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat.


Pada Jumat, 10 April 2026, sekitar pukul 08.30 WIB, Bhabinkamtibmas Kelurahan Tanjung Enim, Aipda Amriyanto, melaksanakan kegiatan pengecekan sekaligus perawatan tanaman jagung di wilayah Mandala Seberang, Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim.


Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program ketahanan pangan, di mana Bhabinkamtibmas tidak hanya melakukan monitoring, tetapi juga turut melakukan pendangiran di sela-sela tanaman jagung guna menjaga kesuburan tanah dan mendukung pertumbuhan tanaman.


Adapun kondisi tanaman jagung yang diperiksa memiliki umur sekitar 55 hari dengan tinggi mencapai 60 cm. Tanaman menggunakan bibit jenis NK Perkasa yang ditanam di lahan seluas 1 hektare. Secara umum, kondisi tanaman terpantau dalam keadaan baik dan diperkirakan akan memasuki masa panen pada Mei 2026.


Meski demikian, terdapat kendala yang dihadapi petani, yakni kekurangan pupuk jenis KCL yang berperan penting dalam pembentukan buah jagung. Hal ini menjadi perhatian bersama agar produktivitas hasil panen tetap optimal.


Melalui kegiatan ini, Polsek Lawang Kidul terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung sektor pertanian serta memberikan motivasi kepada masyarakat untuk terus mengelola lahan secara produktif demi mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan.

Rakor Ketahanan Pangan, Polres Muara Enim Jembatani Poktan dengan Himbara


MUARA ENIM – Polres Muara Enim, Polda Sumatera Selatan, terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui fasilitasi akses permodalan bagi kelompok tani (poktan) dan gabungan kelompok tani (gapoktan) jagung binaan Polri.


Kegiatan rapat koordinasi ketahanan pangan dan sosialisasi perbankan Himbara tersebut dilaksanakan pada Jumat, 10 April 2026, pukul 09.00 WIB, bertempat di Aula Rupatama Polres Muara Enim, dipimpin langsung oleh Wakapolres Muara Enim, Kompol Toni Arman, S.H.


Rapat ini bertujuan untuk menjembatani kebutuhan permodalan petani jagung dengan sumber pembiayaan dari bank-bank Himbara, yakni Bank BRI, Bank Mandiri, Bank BNI, dan Bank BTN. Melalui kegiatan ini, para petani diberikan pemahaman terkait akses kredit usaha rakyat (KUR) serta skema pembiayaan yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan produktivitas pertanian.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kabag SDM Polres Muara Enim Kompol Indrowono, S.H., M.Si, Kasat Binmas AKP Marhan Sitompul, PS Kasubbag Binkar IPTU Hendryanto, para Kapolsek jajaran, perwakilan Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan (TPHP), para camat, koordinator Balai Penyuluhan Pertanian (BPP), para ketua poktan wilayah Polres Muara Enim, serta perwakilan dari perbankan Himbara.


Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini menjadi forum diskusi antara petani dan pihak perbankan terkait persyaratan, mekanisme, serta kemudahan dalam memperoleh pembiayaan. Diharapkan melalui sinergi ini, petani jagung dapat memperoleh dukungan modal yang memadai sehingga mampu meningkatkan hasil produksi dan kesejahteraan.


Polres Muara Enim melalui kegiatan ini tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan, tetapi juga aktif sebagai fasilitator dan penggerak dalam pembangunan sektor pertanian, guna mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan di wilayah Kabupaten Muara Enim.

Tebar Kebaikan di Hari Jumat, Polsek Rambang Salurkan Nasi Kotak kepada Masyarakat


MUARA ENIM – Polsek Rambang, Polres Muara Enim, Polda Sumatera Selatan, kembali menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat melalui kegiatan Jumat Berkah dengan membagikan nasi kotak kepada warga.


Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat, 10 April 2026, sekitar pukul 10.00 WIB, bertempat di depan Mako Polsek Rambang, Desa Sugih Waras Barat, Kecamatan Rambang, Kabupaten Muara Enim.


Dalam kegiatan ini, personel Polsek Rambang turun langsung ke lapangan untuk membagikan nasi kotak kepada masyarakat yang melintas maupun warga sekitar. Aksi sosial ini merupakan bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara kepolisian dan warga.


Melalui kegiatan Jumat Berkah ini, diharapkan dapat membantu masyarakat yang membutuhkan serta menumbuhkan rasa kebersamaan dan solidaritas sosial di tengah kehidupan bermasyarakat.


Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memperkuat kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelayan dan pengayom yang selalu hadir membawa manfaat.

Jagung Tumbuh Tak Merata, Polisi Turun Tangan Dampingi Petani di Muara Enim


MUARA ENIM – Peran aktif Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional kembali terlihat di lapangan. Bhabinkamtibmas Desa Harapan Jaya, Polres Muara Enim, Polda Sumatera Selatan, turun langsung melakukan pengecekan perkembangan tanaman jagung milik warga di wilayah Kecamatan Muara Enim.


Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis, 9 April 2026, sekitar pukul 10.00 WIB, bertempat di lahan penanaman jagung Desa Harapan Jaya, Kabupaten Muara Enim. Pengecekan dilakukan oleh AIPDA Ikhwan Mubarak selaku Bhabinkamtibmas.


Dalam kegiatan tersebut, dilakukan monitoring terhadap lahan yang dikelola oleh Kelompok Tani Adem Ayem dengan ketua Bapak Yusuf. Tanaman jagung di lahan seluas 1,8 hektare tersebut telah berumur sekitar 51 hari dengan tinggi batang berkisar antara 20 hingga 65 cm. Jagung tersebut ditanam pada 18 Februari 2026 menggunakan bibit jenis Maxima 2 dan diperkirakan akan memasuki masa panen pada Mei 2026.


Selain itu, dilakukan pula pengecekan pada lahan milik Bapak Yaumala yang dikelola oleh Yadi dan Setun. Tanaman jagung di lahan seluas 1,5 hektare tersebut berumur sekitar 33 hari dengan tinggi tanaman sekitar 15 cm. Penanaman dilakukan pada 7 Maret 2026 dengan jenis bibit yang sama, yakni Maxima 2.


Dari hasil pengecekan di lapangan, diketahui bahwa pertumbuhan tanaman jagung belum merata. Beberapa kendala yang dihadapi petani antara lain perlunya penggunaan herbisida khusus tanaman jagung untuk mengatasi gulma, serta perawatan lanjutan yang optimal. Meski demikian, petani telah melakukan pemupukan menggunakan urea sebanyak dua kali guna mendukung pertumbuhan tanaman.


Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah aktivitas pertanian ini menjadi bentuk nyata dukungan Polri terhadap masyarakat, khususnya dalam sektor pertanian. Selain menjaga keamanan, Polri juga berperan sebagai pendamping dan motivator bagi petani agar tetap semangat dalam mengelola lahan.


Melalui kegiatan monitoring ini, diharapkan berbagai kendala yang dihadapi dapat segera diatasi, sehingga hasil panen jagung dapat maksimal dan program ketahanan pangan nasional dapat berjalan sesuai harapan.

Polisi Hadir di Tengah Petani, Monitoring Jagung Jadi Langkah Nyata Dukung Swasembada


MUARA ENIM – Peran aktif Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus ditunjukkan melalui aksi nyata di lapangan. Kali ini, Polsek Gunung Megang, Polres Muara Enim, Polda Sumatera Selatan, melakukan pengecekan langsung terhadap perkembangan tanaman jagung milik warga di wilayah Kecamatan Gunung Megang.


Kegiatan tersebut berlangsung pada Kamis, 9 April 2026, sekitar pukul 11.40 WIB, bertempat di lahan milik Bapak Fredick Apliansyah yang berada di Desa Penanggiran, Kecamatan Gunung Megang, Kabupaten Muara Enim.


Pengecekan dilakukan oleh Bripka Andriansyah selaku Bhabinkamtibmas bersama perwakilan Pemerintah Desa Penanggiran, Narwansyah selaku Kaur Perencanaan. Kegiatan ini merupakan bagian dari monitoring program ketahanan pangan kuartal I yang tengah berjalan.


Adapun lahan yang dipantau merupakan milik warga dengan luas kurang lebih 4 hektare, yang dikelola oleh Kelompok Tani Berengit 1 di bawah kepemimpinan Harwadi. Tanaman jagung tersebut ditanam sejak 9 Februari 2026 dengan metode tumpang sari.


Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, tanaman jagung saat ini telah berumur sekitar 65 hari dan menunjukkan perkembangan yang cukup baik. Dengan kondisi tersebut, tanaman diperkirakan akan memasuki masa panen pada bulan Mei 2026 mendatang.


Kehadiran Polri dalam kegiatan ini tidak hanya sebagai pengawas, tetapi juga sebagai bentuk dukungan dan motivasi kepada para petani agar terus semangat dalam mengelola lahan pertanian. Langkah ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam mewujudkan swasembada pangan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah.


Melalui monitoring yang berkelanjutan, diharapkan program ketahanan pangan dapat berjalan optimal dan memberikan hasil yang maksimal bagi masyarakat, khususnya para petani di Kabupaten Muara Enim.

Giat Kemanusiaan Polres Muara Enim, Kapolres Ajak Masyarakat Saling Membantu Sesama


MUARA ENIM — Komitmen Polres Muara Enim dalam membangun kepedulian sosial terus ditunjukkan melalui berbagai kegiatan kemanusiaan. Tidak hanya menjalankan tugas sebagai pelindung dan pengayom, jajaran Polres Muara Enim juga aktif mengajak masyarakat untuk menumbuhkan semangat saling membantu dalam kehidupan sehari-hari.



Hal tersebut tampak nyata dalam sebuah peristiwa yang menyentuh hati, saat seorang warga, Rusman (41), datang ke piket penjagaan Polres Muara Enim dengan harapan mendapatkan bantuan darah golongan O untuk bayinya, Muhammad Alfattah Rizqi, yang tengah membutuhkan transfusi darah secara mendesak, Minggu (12/4/2026) dini hari.



Menanggapi hal tersebut, personel Polres Muara Enim dengan sigap langsung bergerak. Informasi kebutuhan darah segera disebarkan melalui jaringan internal sebagai bentuk respons cepat sekaligus wujud nyata giat kemanusiaan yang selama ini terus digelorakan.



Kabar tersebut kemudian sampai kepada AKBP Hendri Syaputra, SIK. Tanpa menunda waktu, beliau langsung mengambil langkah nyata dengan mendatangi PMI Muara Enim untuk melakukan donor darah setelah menjalani pemeriksaan kesehatan.



Aksi ini menjadi bagian dari giat Polres Muara Enim dalam mengajak seluruh elemen, baik personel maupun masyarakat, untuk bersama-sama peduli dan saling membantu. Kapolres menegaskan bahwa kepedulian tidak harus menunggu kondisi besar, namun bisa dimulai dari hal kecil yang berdampak besar bagi sesama.



“Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin mengajak seluruh masyarakat untuk terus menumbuhkan rasa empati dan kebersamaan. Mari kita saling membantu, karena apa yang kita lakukan hari ini bisa menjadi harapan bagi orang lain,” ujar AKBP Hendri Syaputra.



Giat kemanusiaan ini bukan hanya tentang bantuan semata, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat. Kehadiran Polres Muara Enim di tengah masyarakat diharapkan mampu menjadi penggerak semangat gotong royong dan kepedulian sosial.



Kini, doa dan harapan terbaik mengalir untuk kesembuhan Muhammad Alfattah Rizqi. Semoga bantuan yang diberikan menjadi jalan kesembuhan serta menguatkan keluarga yang tengah menghadapi ujian.



Melalui giat ini, Polres Muara Enim kembali menegaskan bahwa kehadiran Polri bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang siap hadir, peduli, dan mengajak semua pihak untuk terus berbuat baik.



Mari bersama Polres Muara Enim, kita bangun kepedulian dan saling membantu demi kemanusiaan yang lebih kuat.

Ka SPK A Polsek Rambang Pimpin Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan dan Patroli Malam, Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif


Muara Enim - Dalam rangka menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukumnya, Polsek Rambang, Polres Muara Enim menggelar Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) pada malam libur, Jum'at (10/4/2026).


Kegiatan di mulai sekira pukul 21.30 WIB bertempat di Indomaret Desa Sumber Rahayu dan di titik-titik rawan wilayah hukum Polsek Rambang. Kegiatan dipimpin oleh Ka SPK Regu A Aiptu Supempri dengan kuat personil 5 orang personil.


Dalam kegiatan ini, petugas melakukan razia serta pemeriksaan kendaraan roda dua dan roda empat dan penggeledahan terhadap kendaraan, barang dan orang.


Petugas juga memberikan himbauan kamtibmas kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap aksi kejahatan jalanan, tidak keluar rumah di jam rawan, dan segera melapor apabila melihat hal-hal yang mencurigakan.


Dari hasil pelaksanaan kegiatan KRYD tersebut, tidak ditemukan pelaku tindak pidana, penyalahgunaan narkoba, senjata tajam, maupun pelanggaran lalu lintas. Dan dilakukan teguran kepada pengendara agar lebih tertib dan berhati-hati di jalan.


Kegiatan KRYD selesai pukul 22.30 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan lancar.

Langkah ini merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman, khususnya di malam libur yang rawan terjadinya tindak kejahatan.


Kapolres Muara Enim AKBP Hendri Syaputra, SIK, melalui Kapolsek Rambang IPTU Zulkarnain Afianata, ST, M.Si, MH, menyampaikan bahwa kegiatan KRYD merupakan upaya preventif kepolisian dalam menciptakan rasa aman bagi masyarakat. 


“Kami terus berupaya hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan patroli dan razia terpadu agar situasi kamtibmas di wilayah hukum Polsek Rambang tetap kondusif, terutama pada malam hari dan waktu-waktu rawan kejahatan,” ujar IPTU Zulkarnain.


Kami juga mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif menjaga keamanan lingkungan dan segera melapor bila menemukan hal yang mencurigakan. Sinergi antara Polri dan masyarakat adalah kunci terciptanya situasi yang aman dan nyaman,” tambahnya.


Dengan terlaksananya kegiatan ini, Polsek Rambang berharap dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri serta menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan bebas dari gangguan kamtibmas.

Polres Lubuk Linggau Tebang Pohon Berbahaya dan Bersihkan Jembatan, Dukung Gerakan Indonesia ASRI


LUBUK LINGGAU — Polda Sumatera Selatan melalui Satgas Program BELIDA Polres Lubuk Linggau melaksanakan kegiatan bersih lingkungan di kawasan Jembatan Penghubung Kelurahan Air Kati dan Kelurahan Lubuk Binjai, Kota Lubuk Linggau, Jumat, 10 April 2026, mulai pukul 08.30 WIB. Kegiatan ini merupakan implementasi nyata Program BELIDA atau Bersih Lingkungan dan Asri dalam mendukung Gerakan Indonesia ASRI, yaitu Aman, Sehat, Resik, dan Indah.


Kegiatan dipimpin oleh Wakapolres Lubuk Linggau dan Kasat Binmas Polres Lubuk Linggau, serta melibatkan personel Sat Binmas, Polsek Lubuk Linggau Selatan, Bhabinkamtibmas, Babinsa, pemerintah kelurahan, Ketua RT, dan masyarakat setempat. Kehadiran lintas unsur ini menunjukkan sinergi kuat antara TNI, Polri, pemerintah, dan warga dalam menjaga kebersihan serta keamanan lingkungan.


Personel bersama masyarakat langsung melaksanakan pembersihan di area jembatan yang menjadi akses penting penghubung dua kelurahan. Selain itu, petugas juga melakukan penebangan pohon berukuran besar yang berpotensi roboh dan membahayakan pengguna jalan. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan keselamatan, kenyamanan, serta memperbaiki estetika fasilitas umum yang digunakan masyarakat setiap hari.


Kegiatan berjalan tertib, aman, dan mendapat respons positif dari warga. Lingkungan jembatan yang sebelumnya tertutup ranting dan sampah kini kembali bersih, terbuka, dan aman dilalui.


Program BELIDA merupakan bagian dari implementasi arahan Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. yang menekankan kehadiran Polri secara nyata di tengah masyarakat melalui kegiatan yang memberikan manfaat langsung. Program ini juga sejalan dengan kebijakan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo melalui program Presisi Polri yang mengedepankan pendekatan humanis dan berbasis kebutuhan masyarakat.


Keterlibatan aktif Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak di wilayah binaan memperkuat konsep community policing, di mana Polri hadir tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam membangun kualitas lingkungan hidup yang lebih baik.


Kasat Binmas Polres Lubuk Linggau menyampaikan bahwa kegiatan ini akan terus dilakukan secara berkelanjutan di berbagai titik wilayah. “Kami akan terus menggerakkan masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan. Polri hadir bersama warga, bekerja bersama untuk menciptakan lingkungan yang bersih, aman, dan nyaman,” ujarnya.


Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H. menegaskan bahwa Program BELIDA merupakan bentuk nyata pengabdian Polri kepada masyarakat. “Kehadiran Bhabinkamtibmas bersama warga dalam membersihkan lingkungan menunjukkan bahwa Polri tidak hanya hadir dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam kegiatan sosial yang memberikan manfaat langsung. Ini adalah wujud nyata Polri Presisi yang humanis,” ujar Nandang.


Polda Sumatera Selatan akan terus mendorong pelaksanaan Program BELIDA di seluruh wilayah jajaran sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Sinergi antara aparat dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mewujudkan Sumatera Selatan yang aman, sehat, resik, dan indah.


Kamis, 09 April 2026

Sinergi Polri dan Petani, Lahan 2 Hektare di Lubuk Nipis Ditanami Jagung




MUARA ENIM – Dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional terus ditunjukkan oleh jajaran Polri. Kali ini, Polsek Tanjung Agung, Polres Muara Enim, Polda Sumatera Selatan, terjun langsung membantu petani dalam kegiatan penanaman jagung di wilayah Kecamatan Panang Enim.


Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu, 8 April 2026, sekitar pukul 09.00 WIB, bertempat di Desa Lubuk Nipis, Kecamatan Panang Enim, Kabupaten Muara Enim.


Dalam kegiatan tersebut hadir AIPTU Safrizal selaku Ps Kanit Binmas Polsek Tanjung Agung, didampingi AIPDA Mgs. Alfrianto dan BRIGPOL Tri Wibowo sebagai Bhabinkamtibmas. Turut serta dalam kegiatan tersebut Elfa Susanti, S.P dan Retno Indah, S.P dari unsur penyuluh pertanian, serta Bapak Dindang selaku pemilik lahan bersama masyarakat Desa Lubuk Nipis.


Kegiatan yang dilaksanakan berupa membantu petani dalam proses penanaman jagung di lahan seluas 2 hektare milik Sdr. Dindang. Kegiatan ini merupakan bagian dari program ketahanan pangan yang terus digalakkan guna mendukung swasembada pangan di daerah.


Kehadiran personel Polri di tengah masyarakat tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga memberikan dukungan nyata terhadap sektor pertanian. Sinergi antara kepolisian, penyuluh pertanian, dan masyarakat diharapkan mampu meningkatkan produktivitas hasil pertanian serta kesejahteraan petani.


Melalui kegiatan ini, Polsek Tanjung Agung menegaskan komitmennya dalam mendukung program pemerintah, khususnya di bidang ketahanan pangan, sebagai upaya mewujudkan kemandirian pangan dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Muara Enim.

Sinergi Polisi dan Masyarakat, Program Ketahanan Pangan Terus Didorong


MUARA ENIM – Komitmen dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan oleh jajaran Polri di daerah. Polsek Rambang Niru, Polres Muara Enim, Polda Sumatera Selatan, melaksanakan monitoring progres penanaman jagung serentak di wilayah Kecamatan Empat Petulai Dangku.


Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu, 8 April 2025, sekitar pukul 10.00 WIB, bertempat di Desa Kuripan, Kecamatan Empat Petulai Dangku, Kabupaten Muara Enim.


Dalam kegiatan tersebut, Kapolsek Rambang Niru IPTU Edward Habibi, S.T., M.M, turut hadir bersama AIPDA Salman Anuar, S.H selaku Ps Kanit Binmas, Briptu Jacky Anggara sebagai Bhabinkamtibmas, serta didampingi oleh Pemerintah Desa Kuripan. Turut hadir pula Roli Aslan selaku pemilik lahan.


Adapun kegiatan yang dilaksanakan yakni pemantauan progres kuartal II (Kw II) penanaman jagung serentak di lahan milik masyarakat sebagai bagian dari upaya mendukung swasembada jagung. Lahan yang digunakan memiliki luas sekitar 1,5 hektare dengan status kepemilikan pribadi.


Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, tanaman jagung masih dalam tahap awal penanaman dengan umur 0 hari dan tinggi tanaman masih 0 cm. Hal ini menunjukkan proses tanam baru saja dilaksanakan.


Melalui kegiatan ini, Polsek Rambang Niru menunjukkan dukungan nyata terhadap program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan. Sinergi antara aparat kepolisian, pemerintah desa, dan masyarakat diharapkan mampu mendorong keberhasilan program serta meningkatkan kesejahteraan petani di wilayah Kabupaten Muara Enim.

Polisi Dampingi Petani, Evaluasi Tanaman Jagung Kuartal I di Muara Enim


MUARA ENIM – Upaya mendukung program ketahanan pangan nasional terus dilakukan jajaran Polri di daerah. Kali ini, Bhabinkamtibmas Polres Muara Enim, Polda Sumatera Selatan, melaksanakan kegiatan monitoring perkembangan bibit jagung yang telah ditanam di wilayah Kecamatan Muara Belida.


Kegiatan tersebut berlangsung pada Selasa, 7 April 2026, sekitar pukul 12.00 WIB, bertempat di Desa Kayu Ara Batu, Kecamatan Muara Belida, Kabupaten Muara Enim. Monitoring dilakukan terhadap tanaman jagung yang sebelumnya ditanam pada 12 Maret 2026 dalam rangka mengikuti program penanaman jagung kuartal I tahun 2026.


Dalam kegiatan tersebut, hadir Briptu Agung selaku Bhabinkamtibmas bersama Marno sebagai petani penggarap lahan. Adapun lahan yang ditanami jagung memiliki luas kurang lebih 1 hektare, yang merupakan milik Sdr. Marno dan dikelola bersama Kelompok Tani Belida Remaja.


Hasil pengecekan di lapangan menunjukkan bahwa pertumbuhan bibit jagung belum optimal. Tanaman hanya tumbuh pada beberapa baris dengan tinggi sekitar 15 cm. Berdasarkan keterangan petani, kondisi ini disebabkan oleh curah hujan tinggi yang terjadi setelah proses penanaman, sehingga mengakibatkan bibit jagung membusuk dan lahan sempat tergenang air.


Program penanaman jagung kuartal I ini merupakan bagian dari kebijakan pemerintah pusat dalam mendukung swasembada pangan nasional guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan perhatian dan pengelolaan lahan yang lebih baik dari seluruh pihak yang terlibat.


Petani penggarap, Marno, menyampaikan bahwa lahan tersebut akan segera dilakukan pengolahan ulang dan direncanakan akan dilakukan penanaman kembali dalam waktu sekitar dua minggu ke depan.


Melalui kegiatan monitoring ini, diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bagi kelompok tani agar lebih optimal dalam pengelolaan lahan, sehingga program ketahanan pangan dapat berjalan sesuai harapan dan memberikan hasil yang maksimal bagi masyarakat.

Rabu, 08 April 2026

Wujudkan Ketahanan Pangan, Polsek Lembak Dampingi Petani Tanam Jagung


MUARA ENIM – Peran aktif Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus ditunjukkan di lapangan. Polsek Lembak, Polres Muara Enim, Polda Sumatera Selatan, melaksanakan pemantauan progres penanaman jagung serentak di wilayah Kecamatan Belida Darat.


Kegiatan tersebut berlangsung pada Selasa, 7 April 2025, sekitar pukul 10.00 WIB, bertempat di Desa Gaung Asam, Kecamatan Belida Darat, Kabupaten Muara Enim. Kegiatan ini dipimpin oleh AIPTU Ary Nugraha selaku Ps Kanit Binmas bersama Bhabinkamtibmas.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Randi Syahputra selaku Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) serta Sdr. Ratno sebagai petani pemilik lahan. Kehadiran berbagai unsur ini menunjukkan sinergi antara aparat kepolisian, penyuluh pertanian, dan masyarakat dalam mendukung sektor pertanian.


Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Lembak melakukan pemantauan progres kuartal II (Kw II) penanaman jagung serentak di lahan milik masyarakat. Adapun luas lahan yang digunakan sebesar 0,05 hektare dengan status kepemilikan pribadi. Jenis tanaman yang dikembangkan adalah jagung sebagai bagian dari program ketahanan pangan.


Saat dilakukan pengecekan, kondisi tanaman jagung masih dalam tahap awal penanaman dengan umur 0 hari dan tinggi tanaman masih 0 cm. Hal ini menandakan proses tanam baru saja dilaksanakan.


Melalui kegiatan ini, Polri menunjukkan komitmennya dalam mendukung program swasembada pangan, khususnya komoditas jagung. Pendampingan dan monitoring yang dilakukan diharapkan dapat memberikan motivasi kepada petani serta memastikan program berjalan optimal guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Tumbuhkan Cita-Cita Generasi Muda, Kapolsek Lubai Terima Kunjungan Edukatif Siswa TK


MUARA ENIM – Polri terus menunjukkan komitmennya dalam membangun kedekatan dengan masyarakat melalui pendekatan humanis, salah satunya dengan menyasar generasi usia dini. Hal ini tampak dalam kegiatan yang dilaksanakan oleh jajaran Polsek Lubai, Polres Muara Enim, Polda Sumatera Selatan, saat menerima kunjungan edukatif dari siswa Taman Kanak-Kanak (TK) Khasanah.


Kegiatan tersebut berlangsung pada Selasa, 7 April 2026, sekitar pukul 10.00 WIB, bertempat di Kantor Polsek Lubai, Desa Beringin, Kecamatan Lubai, Kabupaten Muara Enim. Kunjungan ini disambut langsung oleh Kapolsek Lubai AKP Afrinaldi, S.Sos, didampingi Waka Polsek IPDA Idam Kholik, SH, serta personel lainnya, yakni AIPTU Agus S selaku Bhabinkamtibmas dan AIPDA MN Sianturi dari unit lalu lintas.


Dalam suasana penuh keakraban, para siswa diperkenalkan secara langsung dengan berbagai tugas kepolisian. Personel Polsek Lubai memberikan penjelasan ringan dan mudah dipahami mengenai peran polisi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Selain itu, anak-anak juga diajak melihat berbagai perlengkapan dinas seperti rompi, tongkat, borgol, lampu isyarat, hingga kendaraan dinas yang biasa digunakan dalam operasional sehari-hari.


Kapolsek Lubai AKP Afrinaldi menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polri untuk menanamkan nilai-nilai positif sejak dini kepada anak-anak. Ia menekankan pentingnya membangun kedekatan emosional antara polisi dan masyarakat, termasuk kepada anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.


Selain pengenalan tugas kepolisian, para siswa juga diberikan motivasi agar semangat dalam belajar dan berani bercita-cita tinggi sesuai dengan keinginan mereka. Tidak hanya itu, nilai-nilai moral turut disampaikan, seperti pentingnya menghormati guru, patuh kepada orang tua, serta membiasakan diri meminta izin saat hendak keluar rumah.


Kegiatan kunjungan edukatif ini disambut antusias oleh para siswa dan guru pendamping. Mereka tampak ceria dan aktif berinteraksi dengan personel kepolisian, sehingga suasana berlangsung hangat dan penuh keceriaan.


Melalui kegiatan seperti ini, Polri berharap dapat terus memperkuat citra sebagai institusi yang tidak hanya bertugas dalam penegakan hukum, tetapi juga hadir sebagai sahabat masyarakat yang peduli terhadap pendidikan dan pembentukan karakter generasi muda.

Sinergi Polri dan Dunia Usaha, Penyuluhan Narkoba Digelar di PT Bara Tama Wijaya


MUARA ENIM – Bhabinkamtibmas Desa Saka Jaya dan Bhabinkamtibmas Desa Karang Raja Polres Muara Enim, Polda Sumatera Selatan, melaksanakan kegiatan penyuluhan hukum serta sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkoba kepada karyawan PT Bara Tama Wijaya (BTW), Selasa (7/4/2026) sekitar pukul 08.30 WIB.


Kegiatan yang berlangsung di kantor PT BTW, Kecamatan Muara Enim, Kabupaten Muara Enim tersebut dihadiri oleh Aiptu Oktario, SH selaku Bhabinkamtibmas Desa Saka Jaya dan Aipda Sulpi selaku Bhabinkamtibmas Desa Karang Raja.


Dalam penyuluhan tersebut, personel Polri memberikan edukasi kepada para karyawan terkait bahaya dan dampak buruk penyalahgunaan narkoba, baik dari segi kesehatan fisik dan mental, maupun dampak sosial dan ekonomi yang dapat merusak masa depan.


Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya kalangan pekerja dan generasi muda, agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkotika. Para peserta diberikan pemahaman mengenai jenis-jenis narkoba, efek samping yang ditimbulkan, serta cara menghindari pengaruh negatif di lingkungan sekitar.


Tidak hanya itu, Bhabinkamtibmas juga memberikan panduan kepada peserta terkait langkah-langkah yang harus dilakukan apabila menemukan atau mengetahui adanya penyalahgunaan narkoba, termasuk pentingnya melapor kepada pihak berwenang serta upaya mendapatkan bantuan medis maupun rehabilitasi.


Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat tercipta lingkungan kerja yang sehat, aman, dan bebas dari narkoba, sekaligus memperkuat sinergi antara Polri dan dunia usaha dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polres Muara Enim.

Sinergi Polri, TNI, dan Pemerintah Desa, Lokasi Diduga Tempat Narkoba Ditindaklanjuti


MUARA ENIM – Bhabinkamtibmas Desa Tanjung Raja Polres Muara Enim, Polda Sumatera Selatan, bersama Babinsa serta pemerintah desa setempat bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan penyalahgunaan narkotika di Dusun III Desa Tanjung Raja, Kecamatan Muara Enim, Selasa (7/4/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.


Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas langsung mendatangi lokasi berupa sebuah pondok kosong yang berada di dekat area pemakaman warga. Tempat tersebut diduga kerap digunakan sebagai lokasi penyalahgunaan narkotika oleh oknum tidak bertanggung jawab.


Dari hasil pengecekan di tempat kejadian perkara (TKP), petugas menemukan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan aktivitas penyalahgunaan narkotika jenis sabu, di antaranya plastik klip bening yang diduga bekas berisi narkotika, korek api gas tanpa kepala, serta botol bekas yang telah dimodifikasi dan diduga digunakan sebagai alat hisap.


Kegiatan ini melibatkan Bhabinkamtibmas, Babinsa, Kepala Desa Tanjung Raja, beserta perangkat desa sebagai bentuk sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah desa.


Sebagai tindak lanjut, petugas melakukan koordinasi dengan pemerintah desa serta berkoordinasi dengan Satuan Reserse Narkoba Polres Muara Enim untuk penanganan lebih lanjut terhadap temuan tersebut.


Langkah cepat yang dilakukan ini merupakan bentuk respons terhadap laporan masyarakat sekaligus komitmen bersama dalam mencegah dan memberantas penyalahgunaan narkotika di wilayah hukum Polres Muara Enim.

Polri Hadir di Tengah Masyarakat, Pengamanan MTQ Ke-42 Muara Enim Berlangsung Kondusif


MUARA ENIM – Polsek Semende Darat Laut Polres Muara Enim, Polda Sumatera Selatan, melaksanakan pengamanan kegiatan pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-42 tingkat Kabupaten Muara Enim tahun 2026 yang berlangsung di Desa Muara Tenang, Kecamatan Semende Darat Tengah, Senin (6/4/2026) sekitar pukul 10.30 WIB.


Kegiatan pembukaan MTQ tersebut dihadiri oleh Bupati Muara Enim H. Edison, SH, M.Hum, Wakil Bupati Muara Enim Ir. Hj. Sumarni, M.Si, Sekda Muara Enim Ir. Yulius, M.Si, jajaran kepala OPD, Kemenag Muara Enim H. Abdul Harris Putra, serta unsur Forkopimcam, tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh masyarakat dengan jumlah undangan dan masyarakat yang hadir sekitar 1.000 orang.


Pengamanan kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolsek Semende Darat Laut Polres Muara Enim AKP Rahman Edi, SH, dengan melibatkan personel untuk melakukan pengamanan terbuka dan tertutup guna memastikan kelancaran seluruh rangkaian acara.


Rangkaian kegiatan pembukaan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, doa, sambutan panitia penyelenggara, sambutan Camat Semende Darat Tengah, pelantikan dewan hakim, hingga sambutan Bupati Muara Enim sekaligus pembukaan resmi yang ditandai dengan pemukulan gong.


MTQ ke-42 tingkat Kabupaten Muara Enim ini mengusung tema “Merajut Ukhuwah, Menebar Dakwah, Membumikan Al-Qur’an di Bumi Serasan Sekundang yang Membara” dan diikuti oleh 22 kecamatan dengan jumlah peserta sekitar 450 orang yang akan berlomba dalam 12 cabang perlombaan.


Pelaksanaan MTQ dijadwalkan berlangsung selama satu pekan, mulai 5 hingga 11 April 2026, dengan lokasi perlombaan tersebar di beberapa titik di wilayah Kecamatan Semende Darat Tengah.


Kehadiran Polri dalam kegiatan ini merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban, sekaligus mendukung kegiatan keagamaan agar dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.

Cegah Peredaran Narkoba, Sat Samapta Polres Muara Enim Amankan Razia di Lapas


MUARA ENIM – Personel Satuan Samapta Polres Muara Enim, Polda Sumatera Selatan, melaksanakan kegiatan backup pengamanan dalam rangka razia dan tes urin terhadap para tahanan di Lapas Kelas IIB Muara Enim, Senin (6/5/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.


Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk dukungan Polri dalam menjaga keamanan serta memastikan tidak adanya penyalahgunaan narkoba di dalam lingkungan lembaga pemasyarakatan. Kehadiran personel Samapta bertujuan untuk memperkuat pengamanan selama pelaksanaan razia berlangsung.


Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap para tahanan, termasuk pelaksanaan tes urin guna mendeteksi kemungkinan adanya penyalahgunaan narkotika. Langkah ini merupakan bagian dari upaya preventif dan penegakan hukum dalam menciptakan lingkungan lapas yang bersih dari narkoba.


Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wujud sinergi antara pihak kepolisian dan petugas lapas dalam meningkatkan pengawasan serta menjaga stabilitas keamanan di dalam lembaga pemasyarakatan.


Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat meminimalisir potensi pelanggaran serta menciptakan kondisi yang lebih aman dan tertib, baik bagi petugas maupun para warga binaan di Lapas Kelas IIB Muara Enim.

Sinergi Polri dan Petani, Jagung Tumpang Sari Ditanam di Lahan Perkebunan Kopi Semende



MUARA ENIM – Di tengah kondisi geografis lereng pegunungan, semangat mendukung ketahanan pangan nasional tetap berkobar. Polsek Semende Darat Laut Polres Muara Enim, Polda Sumatera Selatan, melaksanakan kegiatan penanaman jagung di Desa Babatan, Kecamatan Semende Darat Laut, Kabupaten Muara Enim, Senin (6/4/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.


Kegiatan tersebut dilaksanakan di lahan milik Dedi Harismanto dengan luas kurang lebih 1 hektare. Penanaman jagung ini merupakan bagian dari Program Ketahanan Pangan Kuartal II yang bertujuan untuk meningkatkan produktivitas pertanian di wilayah perbukitan.


Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini melibatkan personel Polsek Semende Darat Laut Polres Muara Enim, di antaranya Kanit Binmas Aiptu Sukarseno, serta Bhabinkamtibmas Brigpol Muchatar Arifin, SH, dan Brigpol Juli Andika Putra, SH. Selain itu, turut hadir Kepala Desa Babatan, perangkat desa, anggota BPD, serta sekitar 15 orang masyarakat petani yang ikut serta dalam kegiatan penanaman.


Penanaman dilakukan dengan menggunakan bibit jagung pipil merek Maxxi pada lahan seluas 1 hektare. Metode yang digunakan adalah sistem tumpang sari, yakni penanaman jagung di sela-sela tanaman kopi yang telah lebih dahulu tumbuh, sebagai bentuk optimalisasi lahan pertanian di daerah pegunungan.


Lahan tersebut dikelola oleh Dedi Harismanto bersama kelompok tani Sawa Genik yang beranggotakan sekitar 25 orang. Program ini diharapkan mampu meningkatkan hasil pertanian sekaligus memberikan nilai tambah bagi para petani di wilayah Semende Darat Laut.


Melalui kegiatan ini, sinergi antara Polri, pemerintah desa, dan masyarakat terus diperkuat dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, sekaligus mendorong kesejahteraan petani di daerah.

Jaga Kamtibmas, Tim Samapta Polres Muara Enim Sisir Titik Rawan di Kota


MUARA ENIM – Satuan Samapta Polres Muara Enim, Polda Sumatera Selatan, melaksanakan patroli R4 Perintis Presisi guna mengantisipasi tindak kejahatan seperti pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), serta pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah hukum Polres Muara Enim, Senin (6/4/2026) malam.


Kegiatan patroli dimulai sekitar pukul 21.00 WIB dengan menyasar sejumlah titik strategis dan rawan di seputaran Kota Muara Enim. Patroli ini merupakan bagian dari langkah preventif kepolisian dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.


Sebelum pelaksanaan patroli, personel Samapta Polres Muara Enim terlebih dahulu melaksanakan apel persiapan guna memastikan kesiapan personel maupun sarana pendukung. Dalam kegiatan ini, petugas menggunakan kendaraan dinas roda empat (R4) untuk menunjang mobilitas selama patroli berlangsung.


Adapun rute patroli meliputi sejumlah lokasi, di antaranya kawasan Jembatan Enim 3, Simpang Tiga Karang Raja, Jembatan Samad, kawasan Rumah Tumbuh, perlintasan kereta api Rumah Tumbuh, Simpang Kepur, Jembatan Kepur, Simpang Tiga Sungai Tebu, hingga Lapas Muara Enim.


Dengan dilaksanakannya patroli ini, diharapkan mampu menekan potensi gangguan kamtibmas serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, khususnya pada malam hari. Selain itu, kehadiran polisi di lapangan juga menjadi bentuk nyata pelayanan kepada masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan tertib.

Minggu, 05 April 2026

“Akhir Pelarian di Kebun Sawit: Buron Pencurian TBS Dibekuk Saat Fajar Menyingsing”


Muara Enim — Upaya pelarian pelaku pencurian tandan buah segar (TBS) kelapa sawit akhirnya terhenti. Jajaran Polsek Gunung Megang berhasil mengamankan seorang buronan kasus pencurian dengan pemberatan yang sempat meresahkan masyarakat Desa Sidomulyo.



Kapolres Muara Enim AKBP Hendri Syaputra, S.I.K melalui Kapolsek Gunung Megang AKP KMS Erwin, SH, MH mengatakan bahwa pengungkapan ini merupakan bentuk keseriusan Polri dalam menindak kejahatan yang merugikan masyarakat, khususnya para petani.



Pelaku berinisial N.H (41) berhasil diamankan pada Minggu (05/04/2026) sekitar pukul 08.00 WIB di kediamannya di Dusun I Desa Sidomulyo, Kecamatan Gunung Megang. Penangkapan dilakukan oleh Tim Reskrim Polsek Gunung Megang yang dipimpin Kanit Reskrim IPDA Dedi Irma, S.H bersama Tim Trabazz setelah melakukan penyelidikan intensif.



Diketahui, aksi pencurian tersebut terjadi pada Senin (16/02/2026) sekitar pukul 03.00 WIB di kebun milik Surono (61) di Dusun I Desa Sidomulyo. Pelaku bersama rekannya berinisial E.A (37) yang saat ini telah lebih dahulu ditahan di Lapas Muara Enim, mengambil 22 tandan buah kelapa sawit milik korban.



Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp1.540.000 dan melaporkan peristiwa itu ke Polsek Gunung Megang.

Dari tangan pelaku, petugas turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa 22 tandan buah sawit, dua unit sepeda motor tanpa nomor polisi, alat panen (dodos), senter kepala, serta delapan karung yang digunakan untuk mengangkut hasil curian.



“Tidak ada tempat bagi pelaku kejahatan untuk bersembunyi. Kami akan terus hadir memberikan rasa aman dan memastikan setiap tindak pidana diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegas AKP KMS Erwin.



Saat ini pelaku telah diamankan di Polsek Gunung Megang guna menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi juga terus melengkapi berkas perkara untuk segera dilimpahkan ke pihak kejaksaan.

Keberhasilan ini menjadi pesan tegas bahwa setiap kejahatan, sekecil apa pun, akan ditindak secara serius. Di balik keberhasilan pengungkapan ini, tersirat harapan masyarakat agar keamanan dan ketertiban tetap terjaga di wilayah Muara Enim.

“Panen Harapan di Bumi Serasan Sekundang: Saat Polisi dan Petani Menuai Asa Ketahanan Pangan”


Muara Enim — Di tengah upaya memperkuat ketahanan pangan, kebersamaan antara aparat kepolisian dan masyarakat kembali membuahkan hasil. Panen jagung Kuartal I yang dilaksanakan oleh Polsek Gunung Megang menjadi simbol nyata bahwa sinergi mampu menghadirkan harapan bagi masa depan.



Kapolres Muara Enim AKBP Hendri Syaputra, S.I.K melalui Kapolsek Gunung Megang AKP KMS Erwin, SH, MH menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



Kegiatan panen dilaksanakan pada Minggu (05/04/2026) pukul 09.00 WIB di Dusun 6 Desa Padang Bindu, Kecamatan Gunung Megang, Kabupaten Muara Enim. Panen tersebut dipimpin oleh Kasium Polsek Gunung Megang AIPTU Bardiansyah, SH, bersama unsur pemerintah desa, penyuluh pertanian, kelompok tani, serta personel Bhabinkamtibmas.



Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain perwakilan Pemerintah Desa Padang Bindu, BPP Penanggiran Viktor, S.P, Ketua Kelompok Tani Makmur Kusmanto, serta para anggota kelompok tani yang selama ini merawat tanaman jagung hingga masa panen.

Panen dilakukan di lahan milik Kuswanto seluas kurang lebih 5 hektar, dengan estimasi hasil mencapai sekitar 7 ton jagung. 



Hasil ini menjadi bukti nyata bahwa kerja keras, pendampingan, dan kebersamaan mampu menghasilkan capaian yang membanggakan.

“Panen ini bukan sekadar hasil pertanian, tetapi juga wujud kebersamaan dan kepedulian. Polri akan terus hadir mendukung masyarakat dalam berbagai sektor, termasuk pertanian,” ujar AKP KMS Erwin.



Suasana panen berlangsung penuh semangat dan keakraban. Tawa dan rasa syukur terpancar dari wajah para petani yang akhirnya menikmati hasil dari jerih payah mereka. Kehadiran Polri di tengah-tengah masyarakat pun semakin mempererat hubungan emosional yang harmonis.



Kegiatan berjalan dengan aman dan lancar. Dari ladang sederhana di pelosok desa, tumbuh harapan besar—bahwa ketahanan pangan bukan sekadar program, melainkan gerakan bersama demi masa depan yang lebih sejahtera.

“Di Tengah Ladang Harapan, Polisi Hadir Menyemai Masa Depan Bersama Petani”


Muara Enim — Kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat kembali ditunjukkan oleh jajaran kepolisian. Di bawah terik matahari yang menyinari hamparan lahan di Desa Muara Emil, Kecamatan Tanjung Agung, Senin (06/04/2026), personel Polsek Tanjung Agung turun langsung membantu petani menanam jagung dalam program ketahanan pangan.



Kapolres Muara Enim AKBP Hendri Syaputra, S.I.K melalui Kapolsek Tanjung Agung IPTU Michael Leonardo Weluka, S.Tr.K menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga mendukung kehidupan ekonomi warga.



Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB tersebut melibatkan personel Polsek Tanjung Agung, yakni AIPTU Safrizal (Ps. Kanit Binmas), BRIPKA Hadi Prasetyo dan BRIGPOL Tri Wibowo (Bhabinkamtibmas), bersama penyuluh pertanian Ipriani, S.P dan Retno Indah, S.P, serta masyarakat setempat.



Dengan penuh semangat kebersamaan, mereka bahu-membahu membantu Bapak M. Arsyad, pemilik lahan seluas 1,7 hektar, menanam jagung sebagai bagian dari upaya mendukung program ketahanan pangan nasional.



“Polri hadir bukan hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai sahabat masyarakat. Melalui kegiatan ini, kami ingin memberi semangat dan motivasi kepada para petani agar terus produktif,” ujar IPTU Michael Leonardo Weluka.



Kehadiran aparat kepolisian di tengah aktivitas pertanian ini disambut hangat oleh warga. Tidak hanya membantu secara tenaga, tetapi juga menumbuhkan rasa kebersamaan dan kepedulian sosial yang semakin erat antara Polri dan masyarakat.



Kegiatan berlangsung dengan aman, lancar, dan penuh keakraban. Di balik setiap benih yang ditanam, tersimpan harapan akan masa depan yang lebih baik—hasil dari sinergi antara aparat dan masyarakat dalam membangun ketahanan pangan yang kuat dan berkelanjutan.

Kades Cup I 2026 Resmi Bergulir, Polsek Lembak Sampaikan Imbauan Kamtibmas



MUARA ENIM — Semangat sportivitas dan kebersamaan mewarnai pembukaan Open Turnamen Sepak Bola Kades Cup I Tahun 2026 yang digelar di Desa Tanjung Tiga, Kecamatan Belida Darat, Kabupaten Muara Enim.


Kegiatan yang berlangsung pada Minggu, 5 April 2026 sekitar pukul 14.00 WIB di lapangan bola kaki Desa Tanjung Tiga tersebut dihadiri langsung oleh Kapolsek Lembak Polres Muara Enim Polda Sumatera Selatan IPTU Yopi Maswan, SH bersama Bhabinkamtibmas Brigpol Riki, SH serta Babinsa Sertu Widi Saputro.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPRD Kabupaten Muara Enim Lusi Suryadi, perwakilan Camat Belida Darat Endi Kusnadi, Kepala Desa Tanjung Tiga Marta Dinata, kepala desa dari wilayah sekitar, panitia pelaksana, Karang Taruna, tokoh masyarakat, serta para peserta turnamen.


Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan sambutan, doa, hingga penutup. Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Lembak juga menyampaikan imbauan kamtibmas kepada seluruh peserta dan masyarakat agar menjaga ketertiban, menjunjung tinggi sportivitas, serta menghindari konflik selama berlangsungnya turnamen.


Turnamen Kades Cup I ini digelar sebagai sarana pembinaan dan pengembangan olahraga, khususnya sepak bola, di lingkungan Kecamatan Belida Darat. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah mempererat tali silaturahmi antarwarga serta meningkatkan semangat kebersamaan di tengah masyarakat.

Sinergi TNI-Polri dan Pemda, Pesta Rakyat HUT PTBA Berjalan Aman


MUARA ENIM — Jajaran Polres Muara Enim Polda Sumatera Selatan melaksanakan pengamanan kegiatan pesta rakyat dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-45 PT Bukit Asam yang digelar di wilayah Tanjung Enim, Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim.


Kegiatan tersebut berlangsung pada Minggu, 5 April 2026 sekitar pukul 13.30 WIB di Lapangan Museum Batu Bara PT Bukit Asam. Pengamanan dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Muara Enim Kompol Herry Widodo, SH dengan melibatkan personel gabungan.


Sejumlah pejabat dan tamu undangan turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya SM SDM Strategis PT Bukit Asam Fenni Widiastuti, Camat Lawang Kidul Zulhaidir, Danramil Lawang Kidul Kapten Inf Kamal, serta Kapolsek Lawang Kidul Polres Muara Enim Polda Sumatera Selatan IPTU Zakwan Rifqi, S.Tr.K.


Pengamanan melibatkan sekitar 150 personel gabungan yang terdiri dari Polres Muara Enim, Polsek Lawang Kidul, unsur TNI dari Danramil Lawang Kidul, Satpol PP, serta pihak keamanan internal PT Bukit Asam. Seluruh personel ditempatkan di sejumlah titik guna memastikan kegiatan berjalan lancar.


Sebelum pelaksanaan kegiatan, personel pengamanan terlebih dahulu melaksanakan apel kesiapan dan sterilisasi di area sekitar panggung, baik di dalam maupun luar lokasi acara. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan serta memberikan rasa aman bagi masyarakat yang hadir.


Pesta rakyat ini merupakan agenda tahunan PT Bukit Asam yang ditujukan khusus bagi masyarakat di wilayah ring 1 perusahaan. Kehadiran aparat gabungan dalam pengamanan menjadi bentuk komitmen bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung.

Dari Lahan 5 Hektare, Polsek Gunung Megang Raih Hasil Panen Jagung Melimpah


MUARA ENIM — Keberhasilan program ketahanan pangan kembali terlihat melalui kegiatan panen jagung Kuartal I yang dilaksanakan jajaran Polsek Gunung Megang Polres Muara Enim Polda Sumatera Selatan di wilayah Desa Padang Bindu.


Panen jagung tersebut berlangsung pada Minggu, 5 April 2026 sekitar pukul 09.00 WIB di Dusun 6 Desa Padang Bindu, Kecamatan Gunung Megang, Kabupaten Muara Enim, sebagai bagian dari upaya berkelanjutan mendukung swasembada pangan nasional.


Kegiatan dipimpin oleh Ps Kasium Polsek Gunung Megang Aiptu Bardiansyah, SH, dengan melibatkan unsur pemerintah desa, penyuluh pertanian, kelompok tani, serta Bhabinkamtibmas yang turut hadir mendampingi proses panen.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain perwakilan Pemerintah Desa Padang Bindu Lega, BPP Penanggiran Viktor, SP, Ketua Kelompok Tani Makmur Kusmanto, serta anggota kelompok tani lainnya.


Panen dilakukan di lahan milik warga bernama Kuswanto dengan luas sekitar 5 hektare. Dari lahan tersebut, hasil panen jagung diperkirakan mencapai kurang lebih 7 ton, yang menjadi indikator positif keberhasilan program pertanian yang dijalankan secara kolaboratif.


Keberhasilan ini menjadi bukti nyata sinergi antara Polri, pemerintah, dan masyarakat dalam mengoptimalkan sektor pertanian. Diharapkan, capaian ini dapat terus ditingkatkan guna memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di wilayah Kabupaten Muara Enim.

Sinergi Polri dan Petani, Lahan 5 Hektare Disulap Jadi Sentra Jagung di Muara Enim


MUARA ENIM — Upaya memperkuat ketahanan pangan nasional terus dilakukan secara masif oleh jajaran Polres Muara Enim Polda Sumatera Selatan melalui kegiatan penanaman jagung di Desa Padang Bindu, Kecamatan Benakat, Kabupaten Muara Enim.


Kegiatan yang dilaksanakan pada Sabtu, 4 April 2026 sekitar pukul 14.30 WIB tersebut berlangsung di lahan milik warga bernama Sumanto dengan luas mencapai kurang lebih 5 hektare. Penanaman ini merupakan bagian dari program ketahanan pangan yang dicanangkan pemerintah dalam rangka mewujudkan swasembada pangan tahun 2026.


Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini melibatkan personel Polsek setempat, di antaranya Ps Kasium Aiptu Bardiansyah, SH, Ps Kanit Binmas Aipda Edy Supryanto, serta Bhabinkamtibmas Bripka Febriansyah, SH dan Bripka Absori. Turut hadir pula unsur penyuluh pertanian lapangan (PPL), perangkat desa, serta anggota kelompok tani.


Lahan yang ditanami merupakan bagian dari Kelompok Tani Jaya yang diketuai langsung oleh Sumanto. Penanaman dilakukan menggunakan metode tumpang sari dengan bibit jagung merk Maxxi sebanyak kurang lebih 45 kilogram, yang ditanam pada tanggal 4 April 2026 dan diperkirakan akan memasuki masa panen pada Juli 2026.


Program ini tidak hanya bertujuan meningkatkan produksi jagung sebagai komoditas strategis, tetapi juga menjadi langkah konkret dalam mempercepat swasembada pangan nasional, meningkatkan kesejahteraan petani, serta menjamin ketersediaan bahan baku bagi kebutuhan industri.


Melalui sinergi antara Polri, pemerintah, dan masyarakat, diharapkan program ketahanan pangan ini dapat berjalan secara berkelanjutan serta memberikan dampak nyata bagi perekonomian daerah, khususnya di Kabupaten Muara Enim.

Ketahanan Pangan Berjalan, Tanaman Jagung 50 Hari Dirawat Intensif


MUARA ENIM — Peran aktif Polri dalam mendukung program ketahanan pangan terus diwujudkan hingga ke tingkat lapangan. Kali ini, jajaran Polsek Lawang Kidul Polres Muara Enim Polda Sumatera Selatan melaksanakan kegiatan pemupukan tanaman jagung di wilayah binaan.


Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat, 3 April 2026 sekitar pukul 09.00 WIB di kawasan Mandala Sebrang, Kelurahan Tanjung Enim, Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim.


Bhabinkamtibmas Pasar Tanjung Enim, Aipda Amriyanto, turun langsung melakukan pemupukan tanaman jagung sebagai bagian dari perawatan dalam Program Ketahanan Pangan yang tengah berjalan.


Tanaman jagung yang dirawat diketahui telah berumur sekitar 50 hari dengan tinggi mencapai kurang lebih 55 cm. Bibit yang digunakan merupakan jenis NK Perkasa yang dikenal memiliki produktivitas cukup baik.


Kegiatan ini menjadi bentuk pendampingan berkelanjutan dari Polri kepada masyarakat dalam sektor pertanian, sekaligus memastikan tanaman tumbuh optimal hingga masa panen. Diharapkan melalui upaya ini, program ketahanan pangan dapat berjalan maksimal serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Polsek Lembak Dorong Petani Jagung Manfaatkan KUR, Akses Modal Usaha Kini Lebih Mudah

Muara Enim — Upaya meningkatkan kesejahteraan petani terus dilakukan jajaran Polres Muara Enim melalui pendekatan langsung kepada masyarakat...