RAMBANG, MUARA ENIM — Kepolisian bersama unsur Forkopincam Kecamatan Rambang bergerak cepat membantu masyarakat yang terdampak banjir akibat meluapnya Sungai Rambang. Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir menyebabkan air sungai naik dan menggenangi rumah-rumah warga di sejumlah desa.
Menanggapi kondisi tersebut, Forkopincam Kecamatan Rambang menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa paket sembako kepada warga terdampak, Kamis (5/2/2026). Penyaluran bantuan dilakukan langsung di lokasi banjir sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial kepada masyarakat.
Kapolsek Rambang, IPTU Zulkarnain Afinata, S.T., M.Si., M.H., menyampaikan bahwa kehadiran aparat di tengah warga yang tertimpa musibah merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat.
Menurutnya, bantuan yang diberikan diharapkan dapat sedikit meringankan beban warga sekaligus menjadi penguat semangat di tengah kondisi sulit akibat bencana alam. “Kami hadir untuk memastikan masyarakat mendapatkan perhatian dan dukungan, baik secara moril maupun materiil,” ungkap IPTU Zulkarnain.
Kegiatan penyaluran bantuan tersebut turut dihadiri Plt. Camat Rambang Helman Agus, S.E., M.M., Kapolsek Rambang, perwakilan Koramil 0404-08/Rambang Lubai, personel Polsek Rambang, staf Kecamatan Rambang, serta Satpol PP Kecamatan Rambang.
Dari hasil pendataan, banjir akibat luapan Sungai Rambang berdampak pada 100 rumah warga yang tersebar di tujuh desa di Kecamatan Rambang. Beberapa desa yang terdampak di antaranya Desa Pagar Agung, Tanjung Dalam, Sugihwaras, Sukarami, Negeri Agung, Sugihan, dan Tanjung Raya.
Bantuan yang disalurkan berasal dari program CSR PT. EPA, berupa 100 paket sembako berisi kebutuhan pokok seperti beras, mie instan, minyak goreng, susu, dan tepung terigu. Seluruh bantuan diserahkan langsung kepada warga yang rumahnya tergenang air.
Meski sempat menyebabkan akses jalan antar desa tidak dapat dilalui selama dua hari, kondisi saat ini berangsur normal. Debit air Sungai Rambang dilaporkan mulai surut dan jalur penghubung antar desa sudah kembali bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.
Dalam peristiwa tersebut tidak dilaporkan adanya korban jiwa maupun kerusakan harta benda yang berat. Namun, Kapolsek Rambang tetap mengimbau masyarakat agar waspada terhadap kemungkinan banjir susulan, mengingat cuaca yang masih berpotensi hujan dengan intensitas tinggi.
Forkopincam Kecamatan Rambang memastikan akan terus memantau perkembangan situasi di lapangan serta meningkatkan koordinasi lintas sektor guna mengantisipasi dampak lanjutan apabila kondisi cuaca kembali memburuk
.jpeg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar