GELUMBANG — Dalam rangka mendukung program swasembada pangan nasional Tahun 2026, Polsek Gelumbang Polres Muara Enim melaksanakan kegiatan Panen Raya Jagung di wilayah hukumnya, Selasa (10/02/26). Kegiatan panen raya di lahan milik PT Sampoerna Agro Lestari (PT SAM) yang berlokasi di Desa Talang Taling, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim, dengan sistem tumpang sari tanaman jagung dan sawit.
Kapolres Muara Enim AKBP Hendri Syaputra, S.I.K. melalui Kapolsek Gelumbang Iptu I Gede Putu Surya Wibawa Putra, S.Tr.K. menjelaskan bahwa kegiatan panen raya jagung ini merupakan bentuk nyata dukungan Polri terhadap kebijakan pemerintah dalam memperkuat ketahanan dan swasembada pangan nasional.
“Kegiatan panen raya jagung ini merupakan bagian dari tugas Polri dalam mendukung program Bapak Presiden Republik Indonesia terkait penguatan ketahanan pangan nasional, khususnya di wilayah hukum Polsek Gelumbang,” jelas Kapolsek.
Panen raya tersebut dilaksanakan oleh penggarap lahan Bapak Narya di atas lahan seluas 2 hektare dengan status lahan milik PT SAM. Jagung yang dipanen merupakan jenis jagung pipil dengan bibit Syngenta NK 6172 Perkasa, dan pengolahan lahan dilakukan oleh pihak perusahaan.
Dari hasil panen, diperoleh jagung sebanyak kurang lebih 2,5 ton. Meski hasil panen belum maksimal akibat kondisi tanah yang kurang subur serta pertumbuhan tanaman yang kerdil, kegiatan ini tetap dinilai positif sebagai upaya pemanfaatan lahan produktif.
Seluruh hasil panen saat ini disimpan di gudang PT SAM dan direncanakan untuk digunakan secara internal oleh perusahaan.
Dalam kegiatan tersebut, Polsek Gelumbang diwakili oleh Kanit Binmas Aiptu Warsa S.Sos. dan Bhabinkamtibmas Aipda Rahmad Mauludin, serta dihadiri oleh Pengawas Kebun PT SAM Bapak Asmadi beserta pegawai kebun.
Kapolsek Gelumbang menambahkan bahwa kegiatan ini juga bertujuan untuk menjadi contoh bagi masyarakat agar lebih aktif memanfaatkan lahan yang tersedia di lingkungannya.
“Polri hadir sebagai penggerak dan pendamping masyarakat agar bersama-sama memanfaatkan lahan produktif, sehingga program swasembada pangan dapat berjalan berkelanjutan,” tutupnya
.jpeg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar