MUARA ENIM — Respons cepat ditunjukkan jajaran Polsek Gunung Megang Polres Muara Enim Polda Sumatera Selatan dalam menindaklanjuti laporan masyarakat terkait munculnya uap atau asap dari dalam tanah yang menimbulkan bau menyengat di Desa Simpang Tanjung, Kecamatan Belimbing, Minggu (29/3/2026) malam.
Kegiatan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP) dilakukan sekitar pukul 23.20 WIB oleh personel SPK Polsek Gunung Megang yang terdiri dari Aipda A. Aji P., SH, Aipda Hery S., Bripka Absori, dan Bripka Febriyansyah, SH. Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan pemeriksaan sekaligus memberikan imbauan kepada warga agar tidak mendekati titik munculnya uap demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Berdasarkan keterangan saksi, kejadian tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 16.00 WIB saat pemilik lahan, Nasir Ahmad, melihat asap keluar dari dalam tanah di halaman rumahnya yang berada di Dusun II Desa Simpang Tanjung. Selain itu, tercium bau menyengat yang menimbulkan kekhawatiran. Menyikapi hal tersebut, saksi segera melaporkan kepada Kepala Desa, yang kemudian berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk Pertamina.
Hasil pengecekan awal dari pihak Pertamina Field Limau wilayah Simpang Belimbing melalui petugas safety, Rudi Arizal, menyatakan bahwa uap atau asap tersebut tidak mengandung gas beracun H2S maupun gas yang mudah terbakar berdasarkan alat pendeteksi gas. Meski demikian, pihak Pertamina berencana menurunkan tim injeksi serta melakukan pemeriksaan lanjutan secara menyeluruh bersama instansi terkait pada Senin (30/3/2026).
Sementara itu, pemerintah Desa Simpang Tanjung telah berkoordinasi dengan pihak kecamatan dan mengambil langkah antisipatif dengan mengimbau warga di sekitar lokasi untuk tetap waspada. Bahkan, masyarakat yang berada dekat titik kejadian disarankan untuk sementara mengungsi ke tempat yang telah disiapkan, seperti masjid dan balai desa.
Kehadiran personel Polsek Gunung Megang Polres Muara Enim Polda Sumatera Selatan di lokasi menjadi bentuk nyata pelayanan kepolisian dalam merespons cepat setiap potensi gangguan kamtibmas, sekaligus memastikan situasi tetap aman dan terkendali.
Hingga saat ini, tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian tersebut dan aktivitas masyarakat secara umum masih berjalan normal dengan pengawasan dari aparat serta pihak terkait.
.jpeg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar