Sabtu, 14 Maret 2026

Tim Stamaops Mabes Polri Supervisi Operasi Ketupat 2026 di Polres Prabumulih


Prabumulih – Tim Supervisi Stamaops Mabes Polri melaksanakan kegiatan supervisi dalam rangka pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 di Polres Prabumulih, Sabtu (14/3/2026). Kegiatan ini bertujuan memastikan kesiapan jajaran kepolisian dalam mengamankan arus mudik dan perayaan Idul Fitri 1447 H.



Tim supervisi yang dipimpin Brigjen. Pol. Drs. H. Saptono Erlangga Waskitoroso bersama rombongan disambut langsung oleh Kapolres Prabumulih AKBP Bobby Kusumawardhana, S.H., S.I.K., M.Si., beserta para pejabat utama Polres Prabumulih.



Kegiatan supervisi tersebut juga dihadiri para pejabat Operasi Ketupat 2026 dari beberapa wilayah, yakni Polres Muara Enim, Polres Prabumulih, Polres PALI, dan Polres OKU, juga melalui virtual Polres Oku Timur dan Oku Selatan. Kehadiran para pejabat operasi ini bertujuan untuk melakukan koordinasi serta pendalaman terkait pelaksanaan operasi pengamanan Lebaran tahun ini.



Dalam kesempatan tersebut, Ketua Tim Supervisi Brigjen. Pol. Drs. H. Saptono Erlangga Waskitoroso membacakan sambutan Asisten Utama Operasi (Astamaops) Mabes Polri terkait pelaksanaan Supervisi Operasi Ketupat 2026.



Dalam sambutannya disampaikan bahwa berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, diproyeksikan akan terjadi pergerakan masyarakat selama masa libur Lebaran yang cukup signifikan. Pergerakan tersebut diperkirakan terjadi dalam dua gelombang.

Gelombang pertama diperkirakan berlangsung pada tanggal 14 hingga 15 Maret 2026, yang merupakan puncak awal arus mudik dan aktivitas masyarakat menjelang libur Lebaran. Sementara gelombang kedua diprediksi terjadi pada tanggal 18 hingga 19 Maret 2026 dengan meningkatnya mobilitas masyarakat yang melakukan perjalanan mudik.



Ia juga menegaskan bahwa Operasi Ketupat merupakan operasi kemanusiaan yang melibatkan berbagai stakeholder, tidak hanya kepolisian. Oleh karena itu, sinergi seluruh unsur terkait sangat diperlukan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.



Melalui momentum Operasi Ketupat ini, seluruh personel diharapkan dapat menjadikannya sebagai ladang amal dalam memberikan pengabdian kepada masyarakat.

Dengan pelayanan yang maksimal, diharapkan arus mudik tahun ini dapat berjalan aman, tertib, dan lancar.



Selain itu, seluruh personel juga diingatkan untuk terus menjaga sikap profesional serta menghindari tindakan yang dapat merugikan institusi maupun pribadi, sehingga citra positif Polri di mata masyarakat dapat terus terjaga.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pendalaman Operasi Ketupat 2026 oleh Tim Mabes Polri, guna memastikan kesiapan personel, sarana prasarana, serta strategi pengamanan yang akan diterapkan selama operasi berlangsung.



Sementara itu, Kasi Humas Polres Muara Enim AKP RTM. Situmorang menyampaikan bahwa kegiatan supervisi ini sangat bermanfaat dalam meningkatkan kinerja seluruh jajaran dalam pelaksanaan Operasi Ketupat 2026.

Menurutnya, Operasi Ketupat 2026 akan berlangsung selama 13 hari, mulai tanggal 13 hingga 25 Maret 2026, dengan fokus pada pengamanan arus mudik, arus balik, serta kegiatan masyarakat selama perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah agar berlangsung aman dan terkendali.



Polri juga mengimbau masyarakat apabila menemui kendala atau permasalahan selama perjalanan mudik agar segera menghubungi layanan Kepolisian di nomor 110 yang dapat diakses secara gratis selama 24 jam.


#MudikAmanKeluargaBahagia 

#OperasiKetupat2026

#PolriUntukMasyarakat

#PolriPresisi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Polisi Cek Langsung Pertumbuhan Jagung, Fokus Atasi Serangan Hama

Muara Enim – Upaya mendukung ketahanan pangan terus dilakukan jajaran Polsek Rambang Niru Polres Muara Enim Polda Sumatera Selatan melalui k...